Pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kemandirian peserta didik. Nilai Singer dalam Pancawaluya menekankan pentingnya kecakapan, kecekatan, dan kemampuan beradaptasi sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan. Nilai ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan.
Sekolah berupaya mengembangkan nilai Singer melalui berbagai kegiatan yang melatih keterampilan dan kemandirian peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler, projek pembelajaran, serta pengembangan minat dan bakat menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan praktis, bekerja sama, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik belajar untuk bertanggung jawab terhadap proses dan hasil yang dicapai.
Nilai Singer juga mendorong peserta didik untuk bersikap cekatan, adaptif, dan kreatif dalam menghadapi perubahan. Dalam proses pembelajaran, peserta didik dibiasakan untuk mengambil inisiatif, berani mencoba hal baru, serta mengembangkan potensi diri secara optimal. Guru berperan sebagai pembimbing yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar dari pengalaman dan praktik nyata.
Selain itu, penanaman nilai Singer berkontribusi dalam membentuk karakter kerja keras dan kemandirian. Peserta didik diajak untuk memahami bahwa keterampilan hidup merupakan bagian penting dari proses pembelajaran, yang akan membantu mereka dalam menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
Dengan menguatkan nilai Singer, sekolah berharap dapat melahirkan peserta didik yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. Nilai ini menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi yang tangguh, produktif, dan berdaya saing di masa depan.